Senin, 10 Agustus 2015

Penyebab Parkinson dan Pengobatannya

Penyakit Parkinson mensugesti sel-sel saraf di otak yang memproduksi dopamine. Gejala penyakit Parkinson diantaranya kekakuan otot , tremor , dan perubahan dalam bicara dan perilaku. Setelah diagnosis , perawatan dapat membantu meringankan gejala tersebut tetapi belum ada obatnya.

Penyebab Parkinson

Rendahnya tingkat dopamin , zat kimia otak yang terlibat dalam mengendalikan gerakan , menimbulkan gejala penyakit Parkinson. Rendahnya nilai dopamin ini terjadi saat sel-sel saraf di episode otak yang membuat dopamin pecah. Penyebab pasti dari gangguan ini belum diketahui.

Para ilmuwan mencari kekerabatan antara penyakit Parkinson dan genetika , penuaan , racun di lingkungan , dan radikal bebas. Meskipun studi ini mulai menunjukkan beberapa jawaban , para jago masih belum tahu penyebab pasti dari penyakit ini.

Hanya sebagian kecil orang penderita Parkinson memiliki orang bau tanah , saudara , atau saudara perempuan yang memiliki penyakit tersebut. Tapi gen asing tampaknya menjadi faktor umum dalam beberapa keluarga saat awal-awal terjadi Parkinson.

Ada banyak penyebab lain dari parkinsonisme , yang merupakan sekelompok gejala yang meliputi tremor , kekakuan otot , gerakan lambat , dan goyah saat berjalan. Parkinsonisme menjiplak penyakit Parkinson , tetapi bekerjsama bukanlah penyakit Parkinson.


Gejala Parkinson

Gejala penyakit Parkinson ini berbeda pada setiap orang. Mereka juga akan berubah seiring dengan berkembangnya penyakit. Gejala yang dimiliki oleh seseorang pada tahap awal penyakit ini , maka pada orang lain mungkin tidak terjadi pada tahap awal atau bahkan tidak kelihatan sama sekali. Gejala biasanya mulai muncul antara usia 50 dan 60 tahun. Penyakit ini berkembang secara perlahan dan sering tidak diketahui oleh keluarga , sahabat , dan bahkan oleh pasangan sendiri.

Penyakit ini menimbulkan gejala motorik dan gejala non-motorik. Gejala motorik ialah gejala yang terlihat dalam bentuk gerakan tubuh. Yang paling umum ialah tremor.

Tremor atau gemetar , sering terjadi pada tangan , lengan , atau kaki , dan biasa terjadi saat Anda sedang terjaga dan duduk atau bangkit membisu dan getaran itu akan sedikit membaik kalau Anda memindahkan episode tubuh.

Tremor seringkali menjadi gejala pertama penderita penyakit Parkinson yang terlihat oleh anggota keluarga mereka. Pada awalnya tremor mungkin muncul hanya dalam satu lengan atau kaki atau hanya pada satu sisi tubuh. Tremor juga dapat mensugesti dagu , bibir , dan lidah. Namun tremor dapat menyebar ke kedua sisi badan walaupun dalam beberapa kasus , tremor tetap hanya pada satu sisi.

Stres secara emosional dan fisik cenderung akan membuat getaran lebih terlihat. Tidur , relaksasi dan gerakan disengaja biasanya mengurangi atau menghentikan getaran.

Meskipun tremor ialah salah satu tanda yang paling umum dari penyakit Parkinson , namun bukan berarti semua orang yang memiliki tremor pasti menderita Parkinson. Tidak menyerupai tremor yang menjadi penyebab Parkinson , tremor yang disebabkan oleh kondisi lain akan lebih baik kalau lengan atau tangan tidak bergerak dan semakin buruk saat Anda mencoba untuk memindahkannya , sehinmgga orang banyak menyebutnya penyakit tremor.

Penyebab tremor non-Parkinson yang  paling umum ialah tremor esensial. Ini ialah kondisi penyakit yang dapat diobati yang sering salah didiagnosa sebagai Parkinson.

Gejala umum lainnya selain tremor ialah :
  • Otot kaku dan sakit otot. Salah satu tanda-tanda awal yang paling umum dari Parkinson ialah berkurangnya ayunan lengan di salah satu sisi saat Anda berjalan. Hal ini disebabkan oleh otot-otot yang kaku. Kekakuan juga dapat mensugesti otot-otot kaki , wajah , leher , atau episode lain dari tubuh. Hal itu dapat menimbulkan otot merasa lelah dan sakit.
  • Lambat , gerakan terbatas , terutama saat Anda mencoba untuk bergerak dari posisi istirahat. Misalnya , kesulitan untuk keluar dari dingklik atau berbaring di daerah tidur.
  • Kelemahan otot wajah dan tenggorokan yang menimbulkan sulit untuk berbicara dan menelan. Anda mungkin tersedak atau batuk. Bicara menjadi lebih lemah dan monoton. Hilangnya gerakan pada otot-otot di wajah dapat menimbulkan mulut wajah menjadi kosong.
  • Kesulitan berjalan dan kurang keseimbangan. Seseorang dengan penyakit ini cenderung untuk mengambil langkah-langkah kecil dan berjalan dengan kakinya berdekatan , membungkuk ke depan dan kesulitan saat berbalik. Masalah keseimbangan ini dapat menimbulkan sering jatuh.
Sejumlah orang memiliki gejala hanya pada satu sisi badan dan tidak pernah pindah ke sisi lainnya.


Penyebab Parkinson dan Pengobatannya



Pengobatan Parkinson

Belum ada metode pengobatan yang dapat menghentikan atau membalikkan kerusakan sel-sel saraf tanggapan penyakit Parkinson. Tapi ada banyak pengobatan berupa obat dan terapi parkinson yang dapat membantu meringankan gejala dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Usia , status pekerjaan , keluarga , dan kondisi kehidupan , itu semua dapat mensugesti keputusan wacana kapan mulai melaksanakan pengobatan dan jenis pengobatan apa yang akan digunakan serta kapan harus membuat perubahan dalam pengobatan. Seiring dengan perubahan kondisi kesehatan , maka mungkin perlu melaksanakan perubahan secara teratur dalam perawatan untuk menyeimbangkan kualitas hidup , efek samping pengobatan , dan biaya pengobatan.

Anda harus melihat anggota tim perawatan kesehatan Anda secara teratur (setiap 3 hingga 6 bulan , atau menyerupai yang diarahkan) untuk pembiasaan dalam perawatan Anda sebagaimana adanya perubahan kondisi Anda.

Pengobatan Parkinson diantaranya :
  • Obat-obatan menyerupai levodopa dan agonis dopamin. Ini ialah pengobatan yang paling umum untuk penyakit Parkinson. 
  • Perawatan di rumah. Ada banyak langkah yang dapat Anda lakukan di rumah semoga gejala penyakit Parkinson bisa meringan , menyerupai berolahraga secara teratur dan makan makanan yang sehat. 
  • Diet khusus. Beberapa terapi gizi telah diusulkan sebagai pengobatan untuk Parkinson. Memang tak satu pun dari terapi ini terbukti efektif. Tetapi walau demikian , sangat penting untuk menjaga kesehatan umum dengan makan diet seimbang. Sebelum mencoba pengobatan komplementer , menyerupai diet khusus , berkonsultasilah dengan dokter wacana efek keamanan dan efek samping dari pengobatan. Konsultasi dengan dokter dapat membantu Anda dalam memutuskan pemilihan pengobatan yang aman dan efektif. 
  • Terapi electroconvulsive. Depresi yang tidak respon oleh obat parkinson , dapat dicoba dengan terapi electroconvulsive (ECT). ECT juga dapat meningkatkan gerakan dalam waktu singkat.
  • Operasi. Operasi otak contohnya stimulasi otak dalam (DBS) , dapat dipertimbangkan dilakukan saat obat gagal dalam mengontrol gejala penyakit Parkinson atau menimbulkan efek samping yang lebih parah.
  • Terapi wicara. Terapi bicara dengan mengolah pernapasan dan latihan bicara untuk membantu mengatasi rendahnyan nada bicara , bicara tidak terperinci dan suara monoton khususnya pada penyakit Parkinson tahap lanjut.
  • Terapi fisik. Terapi ini dapat membantu meningkatkan acara berjalan dan mengurangi risiko jatuh.
  • Terapi okupasi. Terapi ini dapat membantu bagaimana berguru untuk melaksanakan sesuatu untuk diri sendiri sehingga pasien dapat tetap bisa melakukannya sendiri lagi.
  • Pengobatan duduk perkara mental. Anda atau anggota keluarga Anda mungkin menyadari bahwa Anda mulai memiliki duduk perkara dengan memori , proses pemecahan duduk perkara , pembelajaran , dan fungsi mental lainnya. Ketika duduk perkara ini menghalangu Anda dalam melaksanakan acara sehari-hari , hal itu disebut demensia. Ada obat yang dapat membantu mengobati demensia pada orang yang juga penderita Parkinson.
Itulah berita seputar gejala Parkinson , penyebab Parkinson dan juga pengobatan Parkinson. Semoga bermanfaat buat pembaca blog info kesehatan terbaru.
Comments


EmoticonEmoticon