Pendekatan Epidemiologi dalam Ilmu Kesehatan Masyarakat
Sebelum Saya membahas ihwal pendekatan epidemiologi dalam ilmu kesehatan masyarakat , sepatutnya Saya jelaskan terlebih dahulu definisi dari epidemiologi.
Secara umum , epidemiologi yakni ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang terjadi terhadap penduduk atau lebih khususnya ilmu yang mempelajari peristiwa dan distribusi semua persoalan yang terkait dengan persoalan kesehatan dan faktor yang mempengaruhinya.
Banyak juga para hebat yang menunjukkan definisi dari epidemiologi , namun Saya tidak akan menulisnya alasannya terlalu banyak dan panjang. Tapi intinya definisinya sama menyerupai apa yang Saya tuliskan di atas.
Cakupan epidemiologi yaitu distribusi penyakit , frekwensi penyakit dan determinan penyakit. Yang dipelajari di dalam epidemiologi yakni penyebaran penyakit , jumlah kasus penyakit yang terjadi dan penyebab timbulnya penyakit.
Lalu untuk apa epidemiologi dipelajari ? Yang terang , tujuannya yakni untuk mengidentifikasi faktor penyebab , mencari data untuk mengambil keputusan , mengevaluasi aktivitas kesehatan serta menanggulangi dan memecahkan persoalan yang terjadi.
Dengan demikian , epidemiologi yakni mampu diumpamakan sebagai tool atau alat , metode atau pendekatan. Berbicara persoalan pendekatan epidemiologi , maka terbagi mejadi 3 episode yaitu :
1. Pendekatan logis
2. Pendekatan progmatif
3. Pendekatan politis
Baik Saya jelaskan satu persatu. Pendekatan logis yakni pendekatan ilmiah sesuai dengan dasar teori melalui program-program dengan menggunakan indikator morbiditas dan mortalitas. Pendekatan progmatif yakni pendekatan yang berkeinginan bebas dari rasa sakit dan rasa tidak nyaman. Sedangkan Pendekatan politis yakni pendekatan dengan pertimbangan pendapat orang-orang penting dalam pengambilan keputusan.
Sampai sini mungkin Anda masih ngambang dengan artikel yang ditulis ini. Nggak apa-apa Anda mampu lihat di blog lainnya yang lebih lengkap. Saya hanya membahas secara garis besarnya saja.
Secara umum , epidemiologi yakni ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang terjadi terhadap penduduk atau lebih khususnya ilmu yang mempelajari peristiwa dan distribusi semua persoalan yang terkait dengan persoalan kesehatan dan faktor yang mempengaruhinya.
Banyak juga para hebat yang menunjukkan definisi dari epidemiologi , namun Saya tidak akan menulisnya alasannya terlalu banyak dan panjang. Tapi intinya definisinya sama menyerupai apa yang Saya tuliskan di atas.
Cakupan epidemiologi yaitu distribusi penyakit , frekwensi penyakit dan determinan penyakit. Yang dipelajari di dalam epidemiologi yakni penyebaran penyakit , jumlah kasus penyakit yang terjadi dan penyebab timbulnya penyakit.
Lalu untuk apa epidemiologi dipelajari ? Yang terang , tujuannya yakni untuk mengidentifikasi faktor penyebab , mencari data untuk mengambil keputusan , mengevaluasi aktivitas kesehatan serta menanggulangi dan memecahkan persoalan yang terjadi.
Dengan demikian , epidemiologi yakni mampu diumpamakan sebagai tool atau alat , metode atau pendekatan. Berbicara persoalan pendekatan epidemiologi , maka terbagi mejadi 3 episode yaitu :
1. Pendekatan logis
2. Pendekatan progmatif
3. Pendekatan politis
Baik Saya jelaskan satu persatu. Pendekatan logis yakni pendekatan ilmiah sesuai dengan dasar teori melalui program-program dengan menggunakan indikator morbiditas dan mortalitas. Pendekatan progmatif yakni pendekatan yang berkeinginan bebas dari rasa sakit dan rasa tidak nyaman. Sedangkan Pendekatan politis yakni pendekatan dengan pertimbangan pendapat orang-orang penting dalam pengambilan keputusan.
Sampai sini mungkin Anda masih ngambang dengan artikel yang ditulis ini. Nggak apa-apa Anda mampu lihat di blog lainnya yang lebih lengkap. Saya hanya membahas secara garis besarnya saja.