Komponen Kebugaran Jasmani Yang Bisa Meningkatkan Kesehatan
Belum cukup rasanya bila kita sudah tahu pengertian kebugaran jasmani namun belum tahu apa saja aspek-aspek kebugaran jasmani atau komponen kebugaran jasmani tersebut. Pengelompokan komponen kebugaran jasmani menurut Wahjoedi terbagi 2 yakni :
- Kebugaran yang berafiliasi dengan kesehatan
- Kebugaran yang berafiliasi dengan keterampilan
Komponen kebugaran yang berafiliasi dengan kesehatan yaitu :
Komponen kebugaran yang berafiliasi dengan keterampilan adalah :
- Kebugaran yang berafiliasi dengan kesehatan
- Kebugaran yang berafiliasi dengan keterampilan
Komponen kebugaran yang berafiliasi dengan kesehatan yaitu :
- daya tahan jantung dan paru-paru
- kekuatan
- daya tahan otot
- kelenturan
- komposisi tubuh
Komponen kebugaran yang berafiliasi dengan keterampilan adalah :
- kecepatan
- kelincahan
- keseimbangan
- koordinasi
- ketepatan
Oke mari kita mulai jelaskan satu persatu dari komponen kebugaran jasmani di atas.
Daya tahan jantung dan paru-paru merupakan kemampuan jantung untuk memompa darah dan paru-paru untuk melaksanakan respirasi dan kerja kontraksi otot dalam waktu yang lama secara terus menerus tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan segera pulih asal dalam waktu yang singkat.
Kekuatan merupakan kemampuan yang dikeluarkan oleh otot untuk menahan suatu beban. Kekuatan otot yaitu daya penggagas dalam setiap acara , mengurangi risiko terjadi cedera , menunjang efisiensi kerja , dan memperkuat stabilitas persendian. Contoh bentuk latihan kekuatan otot yaitu angkat beban.
Daya tahan otot merupakan kemampuan kerja otot dalam waktu yang cukup lama. Dalam latihan daya tahan , terjadi pengembangan dan peningkatan stabilitas jantung dan paru-paru disamping daya tahan otot.
Kelenturan merupakan kemampuan menggerakkan persendian dan otot pada seluruh ruang geraknya. Tujuannya untuk mengurangi kemungkinan terjadinya cedera pada persendian dan otot dikala melaksanakan latihan , menunjang efisiensi gerak tubuh , dan memperbaiki komposisi tubuh. Gerakan latihan kelenturan yang berkaitan dengan pengembangan postur tubuh yaitu peregangan statis dan peregangan dinamis.
Komposisi tubuh merupakan perbandingan jumlah lemak yang terkandung di dalam tubuh dengan berat tubuh seseorang. Kandungan lemak yang berlebihan akan menimbulkan terdesaknya organ tubuh yang lainnya sehingga mengganggu kinerja organ tersebut.
Kecepatan merupakan kemampuan berpindah dari satu daerah ke daerah lain dalam waktu yang sangat singkat. Kecepatan bersifat lokomotor dan gerakannya bersifat siklik , yakni satu jenis gerak yang dilakukan berulang-ulang. Contohnya menyerupai lari atau gerakan bab tubuh menyerupai pukulan.
Kelincahan merupakan kemampuan untuk mengubah arah atau posisi tubuh dengan cepat yang dilakukan gotong royong dengan gerakan lainnya. Kelincahan dapat dikembangkan melalui kegiatan lari dan gerakan-gerakan lain yang memiliki nilai aerobik. Selanjutnya , proses latihan lari ini bisa ditingkatkan kualitas frekuensi , intensitas , dan kecepatan , yang akan kuat terhadap stamina seseorang. Artinya , orang itu bisa bergerak cepat dalam tempo lama dengan gerakan yang tetap konsisten dan harmonis.
Keseimbangan merupakan kemampuan tubuh untuk mempertahankan posisi dalam satu titik yang diinginkan. Keseimbangan dipengaruhi oleh luasnya bidang tumpu , ketinggian sentra masa tubuh , serta koefisien gesek antara tubuh dengan bidang tubuh , kinerja system syaraf dan panca indera.
Koordinasi merupakan kemampuan untuk menggerakkan anggota tubuh secara bersamaan dengan padu padan. Kemampuan koordinasi sangat mendukung penguasaan keterampilan dasar gerak.
Mungkin ada beberapa pendapat yang berbeda ihwal komponen kebugaran jasmani tersebut. Namun secara umum , memang itulah 10 komponen kebugaran jasmani.